Jumat, 08 Juli 2011

Jenis-Jenis Alat Pemadam Api :

Dari cara penggunaannya alat pemadam dibedakan menjadi dua yaitu :

1.Portable, ringan dan mudah dibawa dengan tangan
2.Trolley, ukuran besar dan dilengkapi dengan roda untuk mobilitas

Dari sistem pengoperasian dibedakan manjadi :

1.Store Pressure, extinguishing agent dan N2 digabung dalam satu tabung
2.Cartridge System, gas pendorong ada dalam tabung tapi terpisah dengan extinguishing agent

Dari extinguishing agent dibedakan :

1.Dry Chemical Powder
2.CO2
3.Foam Halon / Halotron

Efektifitas Extinguishing Agent :

Dry Chemical Powder
  Mempunyai kemampuan untuk menanggulangi kebakaran tipe A,B, dan C. Lebih dikenal 
dengan ABC Powder

Karbondioksida
  Mempunyai kemampuan mendinginkan bahan dan efektif untuk kebakaran tipe B dan C

Foam
  Mempunyai kemampuan untuk menyelimuti bahan bakar dan efektif untuk kebakaran tipe A 
 dan B

Halon / Halotron
 Berupa zat tanpa flex (clean agent) dan mempunyai daya padam yang sangat tinggi. Karena 
 merusak lingkungan maka Halon diganti oleh Halotron

Hal-hal penting dalam penggunaan alat pemadam api :

Step by step pengoperasian alat pemadam kebakaran  adalah sebagai berikut :

1.Tarik Pin Pengaman
2.Tarik Nozzel dan arahkan pada titik dasar api
3.Perhatikan arah angin dan jangan melawan arah angin
4.Tekan squeeze lever sampai extinguishing agent keluar
5.Semprotkan secara merata dan pastikan bahwa api telah benar-benar padam

Kamis, 07 Juli 2011

Peralatan Hydrant


Hydrant Box :

Merupakan Kotak (Box)

tempat penyimpanan/ peletakan :
- Fire Hose
- Nozzle

- Accesoriess Hydrant



Hydrant Pillar :

Alat penyambung dari installasi pipa hydrant

ke Fire Hose,
(untuk menyemprotkan air ke daerah kebakaran) .









Siamesse Connection:

Sebagai connecting dari sumber air luar area pump room.

(exp. Mobil Pemadaman Kebakaran).

Hydrant System

Definisi :

Hydrant system adalah suatu system yang dioperasikan secara manual oleh operator (manusia). Media pemadamnya menggunakan air. Disepanjang instalasi pemipaan mengandung air bertekanan sampai pada titik Hydrant Valve, Hose reel, Hydrant Pillar atau perangkat lainnya.

Perangkat :
•      Fire Pumps (Electric, Diesel, & Jockey)
•      Hydrant Pillar
•      Indoor Hydrant/Landing Valve
•      Hose reel
•      Fire Department Connection/Seamese
•      Hose & Nozzle
•      dll .


Perangkat Utama :

         Jockey Pump Berfungsi untuk menjaga/ menstabilkan tekanan air didalam Pipa.
         Electric Pump Berfungsi memompa air yang dihisap dari bak air(reservoir) untuk disalurkan ke distribusi baik ke Hydrant Valve untuk Indoor, Hose reel Dan Hydrant Pillar untuk Outdoor. Main electric pump sebagai pompa pendorong yang digunakan pada saat terjadi pemadaman Api (fire)
         Diesel pump sebagai back up & membantu pompa pendorong dimana pada saat kebakaran pada umumnya power listrik yang mensupply electric pump off (mati) . Diesel Pump berfungsi :       
1). Dalam keadaan listrik hidup; membantu kerja electric pump guna memenuhi kebutuhan air yang diharapkan jika tekanan dan volume air berkurang Pada pillar
2). Dalam keadaan listrik mati ; menggantikan fungsi kerja electric pump.  

Kontrol panel

Panel Control untuk pompa
-            Jockey
-            Main Electric
-            Diesel Pump
Sebagai alat pengatur system kerja peralatan yang ada di dalam Ruang Pompa yaitu Jockey Pump, Electric Pump dan Diesel Pump.
 
Pressure Tank :
Sebagai alat untuk menstabilkan pressure air yang diinginkan pada instalasi pipa hydrant yang bekerja secara mechanical. Fungsi lainnya adalah untuk memperingan kerja Jockey Pump.
 
Peralatan Pendukung lainnya :

Peralatan pendukung di ruang pompa
antara lain adalah :
-    Pressure Switch,
-    Pressure Gauge,
-    Safety Relief Valve,
-    Dan accessories Valve.

Senin, 02 Mei 2011

Penanggulangan Kebakaran


PENANGGULANGAN KEBAKARAN

Teorema Terbentuknya Api

1. Api terbentuk oleh tiga elemen dasar yang berkaitan satu dengan yang lain yaitu ; bahan
    bakar,  suhu yang memadai, suplai Oksigen yang cukup
2. Api akan terbentuk jika dan hanya jika ketiga elemen tersebut ada.


Cara Memadamkan Api

Sesuai dengan teorema terbentuknya api maka cara pemadaman yang tepat harus mengacu pada 
pengendalian elemen-elemen pembentuk api.

Ada Tiga Cara Yang perlu di terapkan Yaitu :
1. Penyingkiran bahan bakar 
2.Penyingkiran Panas 
3. Penyingkiran Oksigen
Penyingkiran Bahan Bakar : 
Contoh dari penyingkiran panas adalah; pengosongan tangki minyak yang terbakar, memporak-porandakan jerami yang terbakar, perobohan bangunan, dll dengan tujuan memisahkan bahan dari api sejauh-jauhnya

Hal-hal penting yang menjadi kontibusi sangat bermanfaat Adalah :  

1.Apa penyebab kebakaran & bagaimana bisa dicegah 
2.Dari mana asal api & dapatkan menjalar 
3.Ke arah mana api akan menjalar

Penyingkiran Panas :  
1. Bila kecepatan dalam menghasilkan panas lebih lambat dari kecepatan berkobarnya api, maka
    pembakaran tidak dapat berlangsung
2. Pendinginan sederhana adalah dengan menggunakan air. Selain murah dan mudah didapat, 
   juga  mampu menyerap panas paling banyak
3. Pendinginan dengan air harus menyerap panas lebih banyak daripada panas yang dihasilkan api
Penyingkiran Oksigen : 
Penyingkiran oksigen adalah tidak hanya berupa menghindari kontak antara oksigen dengan bahan bakar, tetapi penurunan kadar oksigen dari 20% menjadi 15% atau kurang juga dapat memadamkan api.  Penyingkiran oksigen dapat berupa penyelimutan atau penutupan atau keduanya. Contoh:

1.Menutup sumur minyak
2.Menyelimuti tubuh orang terbakar
3.Menabur tanah/pasir pada api

Jenis-Jenis Kebakaran :
Kebakaran yang ditimbulkan akibat api membakar bahan padat mudah terbakar seperti kayu, kain, kertas, dll. Kebakaran ini tergolong pada Kelas A. Pemadaman yang paling praktis adalah dengan air.

Kebakaran yang ditimbulkan oleh bahan bakar cair & gas. Tergolong pada kebakaran kelas B. 
 Pemadaman efektif dengan busa atau CO2, atau zat lain yang dapat menyelimuti bahan dari api

Kebakaran yang ditimbulkan oleh hubungan pendek aliran listrik. Kebakaran ini termasuk pada 
 kelas C. Pemadaman dilakukan dengan memutuskan aliran listrik dan pemberian zat pemadam non konduktif.

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | JCPenney Coupons